Kediri, Jawa Timur, Indonesia

Beton

  1. Kuat Lentur

Kuat lentur (flexurel strength atau modulus of rupture) beton didefinisikan sebagai kekuatan beton yang diperoleh dari percobaan balok beton (150 mm x 150 mm x 500 mm) dengan pembebanan tiga titik,, yang dibebani sampai runtuh. Prosedur pengujian terdapat dalam AASHTO T-97. Kuat lentur (flexural strength) beton umur 28 hari diisyaratkan tidak boleh lebih rendah dari 4 Mpa (40 kg/cm2) (Pd. T-05-2004-B). dari uji balok beton tersebut, modulus keruntuhan (MR) ditentukan dengan persamaan:

 

dengan P = beban maksimum (lb), L = panjang balok (in), b = lebar rata-rata balok (in.) dan d = tebal balok (in.).

  1. Modulus Elastisitas

Modulus elastisitas beton untuk beton dengan berat volume berkisar antara 1500 – 2500 kg/m3, diberikan oleh persamaan empiris:

Untuk beton berkepaadatan normal dengan berat volume sekitar 2300 kg/m3:

dengan,

Ec         = modulus elastisitas beton (Mpa)

Wc        = berat volume beton (kg/m3)

Fc’        = kuat tekan beton (Mpa)

 

Hardiyatmo, Hary Christady. 2019. “Perancangan Perkerasan Jalan dan Penyelidikan Tanah”. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada (UGM-Press).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *